a

Thursday, May 28, 2015
Empat Pelajaran Mengenai Mengapa Freelancers Gagal di Media Sosial – oleh Susanna Gebauer

Empat Pelajaran Mengenai Mengapa Freelancers Gagal di Media Sosial – oleh Susanna Gebauer






Ada beberapa hal yang dalam berbagai aktivitas di media sosial ternyata bisa berpengaruh buruk bukan hanya ke dunia freelance, tetapi juga ke brand atau perusahaan yang sudah mapan sekalipun. Brand yang sudah mapan telah mempunyai nama sedangkan seorang freelancer biasanya memulai dari nol – atau dengan reputasi sebagai seorang ahli, “otak” dari suatu brand, atau bahkan hanya sebagai orang yang menyenangkan untuk bekerja dengan orang lain. Jika kita (sebagai sebuah brand) telah mempunyai reputasi yang lumayan baik, hal ini akan menjadi awal yang lebih mudah dibanding kita memulai dari nol sebagai freelancer.

Pelajaran 1:
Menjual/mendapatkan pelanggan adalah sebuah proses yang panjang – hal ini pun berlaku di media sosial

Ini adalah kesalahan pertama yang dilakukan beberapa orang (bukan hanya para freelancers): mereka mengharapkan hasil yang instan setelah action pertama yang mereka lakukan. Biasanya hal ini salah. Media sosial adalah tentang kreasi – membangun hubungan, membangun reputasi, membangun brand, dan membuat bagaimana brand kita ini “terlihat”. Dan hal ini butuh waktu, meskipun dalam dunia offline ataupun online.


Pelajaran 2:
Media sosial adalah mengenai interaksi dan hubungan. Tidak berkaitan dengan perihal penjualan. Carilah target audiens kita dan berikan apa yang mereka butuhkan.

Hal ini bisa menjurus ke kesalahan berikutnya: Dengan siapa kita berbicara? Banyak orang membawa topik penjualan dalam media sosial tanpa mempertimbangkan siapa audiens yang akan mereka jangkau dan dimana mereka akan mendapatkannya. Bayangkan kita pergi ke pesta dan malahan dalam pesta itu kita mengoceh tentang pekerjaan atau prestasi kita. Tidak pantas bukan? Hal ini pula yang terjadi pada sosial media.

Biasanya kita memulai jaringan baru dengan menghubungi orang-orang yang telah kita kenal. Tapi kenyataannya, untuk mempromosikan jasa kepada sahabat kita, kita tidak memerlukan Facebook atau Twitter. Carilah momen yang tepat, dan juga sesuaikan dengan kebutuhan mereka


Pelajaran 3:
Apakah value yang kita tawarkan? Kita ingin dikenal sebagai apa? Bagaimana kita bisa membuat orang lain tertarik bekerja dengan kita?

Selanjutnya, pikirkan mengenai pesan yang kita bawakan. Berapa jumlah teman kita di Facebook? Berapa jumlah orang yang kita follow di Twitter? Jika di bawah 100, kita masih punya kesempatan untuk mengecek setiap postingan mereka. Jika lebih dari itu, kita harus lebih selektif.

Pesan yang kita bawakan, konten yang kita share, dan pemilihan kata dari postingan kita adalah faktor-faktor krusial yang menentukan keberhasilan kita. Untuk mendapatkan perhatian dari target audiens kita, kita harus membagikan informasi yang mereka inginkan dan mereka butuhkan – dan bukan yang kita ingin mereka untuk baca atau apa yang ingin kita jual ke mereka.
Kita harus mendapatkan perhatian di media sosial. Jika kita memberikan sesuatu yang bernilai di mata audiens, audiens kita tidak akan berkeberatan untuk menyimpan alamat dan penjelasan mengenai jasa yang kita tawarkan. Jangan lakukan sebaliknya. Jika kalian tidak percaya, cobalah pergi ke networking event berikutnya dan katakan “Saya menawarkan jasa xy dengan harga yang murah” lalu lihatlah apa yang terjadi selanjutnya.


Pelajaran 4:
Menjadi freelancer selalu lebih berat

Sebagai seorang freelancer, kita akan bekerja sendirian. Jika kita mempunyai banyak klien, kita akan menjadi hanya punya sedikit waktu untuk menangani media sosial kita. Khususnya jika kita baru memulai bisnis, peran media sosial menjadi sangat penting dan membutuhkan waktu untuk mengurusnya. Atau mungkin juga kita mempekerjakan seseorang untuk mengurus hal yang satu ini.

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, jika kita memulai sebagai freelancer, kita akan merintis dari awal. Sebagai sebuah brand, kita sering diharuskan untuk mendapatkan pelanggan setia. Bayangkan brand yang sudah mapan seperti Ferrari, orang-orang akan menyukai brand seperti Ferrari walaupun tidak pernah melihat media sosial Ferrari.

Kesimpulan:
Jika hal-hal ini terasa sia-sia, jangan salah. Karena jika kita melakukannya dengan tepat, kesuksesan kita sebagai seorang freelancer akan terlihat paling bersinar. Ferrari tidak mendapatkan sisi visibility dari 30 juta fansnya, sedangkan kita mendapatkan hal ini dari 30000 fans kita. Kita dapat memanfaatkan peluang untuk berkompetisi melalui media sosial.


Tentu saja hal ini membutuhkan waktu dan usaha. Tetapi jika kita mengusahakannya dengan baik, jangan pernah melupakan pepatah “usaha keras tidak akan menghianati hasil”.


Read More
Wednesday, January 7, 2015
Pengguna Muda Facebook Terus Merosot

Pengguna Muda Facebook Terus Merosot



fenomena facebook

Menurut mashable.com (7/1/15), remaja meninggalkan Facebook karena tidak lagi merasa aman dan kurang mendapat kebahagiaan dari jaringan sosial tersebut.

Indikasi bahwa remaja mulai meninggalkan Facebook sebenarnya sudah tercium sejak Januari 2014 silam. Menurut laporan iStrategyLabs, fenomena pengguna muda yang meninggalkan laman buatan Mark Zuckerberg ini, hampir terjadi di seluruh dunia. Tak heran apabila banyak pihak, termasuk investor Facebook sendiri, merasa bahwa masa jaya Facebook di kalangan remaja sudah lewat.

Berdasarkan data yang diambil di Amerika Serikat oleh businessweek.com, hanya 88% pengguna setia Facebook aktif yang berumur 13-17 tahun di tahun 2014. Jauh lebih rendah dibandingkan hasil survei pada 2013 yang mencapai 94% dan 95% di 2012.

Meskipun persentase tersebut masih terbilang tinggi, Facebook harus berhati-hati karena penurunan persentase sudah melebihi 5%. Jika hal ini tidak diwaspadai, posisi Facebook jelas terancam oleh media sosial lainnya, misalnya Twitter. Pengguna Twitter di rentang usia yang sama di tahun 2014 malah melonjak 2% dari persentase di tahun 2013 yang hanya 46%.

Banyak pihak menilai, penyebab mulai ditinggalkannya Facebook oleh remaja adalah pengamanan yang kurang. Berdasarkan penelitian, hanya 9% dari peneliti yang menyebut Facebook cukup aman dan terpercaya. 18% remaja juga setuju Facebook tidak terlalu seru.

Namun, Facebook tetaplah Facebook. Mereka tidak pasrah begitu saja dengan fakta ini. Langkah konkrit lain sudah mereka upayakan untuk mengembalikan kejayaan mereka, seperti dengan mengakuisisi Instagram dan WhatsApp.


Sumber gambar: huffpost.com
Read More
Tuesday, January 6, 2015
Negara Mana Saja yang Internetnya Paling Merdeka dan Sengsara

Negara Mana Saja yang Internetnya Paling Merdeka dan Sengsara





Internet memang gudangnya informasi. Sifatnya yang cepat dan murah memang sangat menggiurkan bagi pelajar, pebisnis, hingga instansi pemerintah. Namun, masih ada negara yang membatasi penggunaan internet di wilayahnya.

Untung saja Indonesia tidak termasuk dalam daftar negara yang internetnya dibatasi. Sayangnya, kita juga tidak bisa terlalu berbangga karena masih jauh tertinggal dari negara lain soal kebebasan menggunakan internet.

Seperti dilansir dari mashable.com (6/1/15), masih ada wilayah di beberapa benua yang aktivitas internetnya diawasi ketat oleh pihak berwenang setempat. Reportase yang dilakukan dan dilaporkan oleh Freedom House, sebuah organisasi pengawas independen, menunjukkan hasil yang cukup mengejutkan. Dari 65 negara yang dipantau, ada 36 negara yang "lintasan" internetnya tersendat. Hal ini dikarenakan beberapa faktor, seperti diblokirnya situs jejaring sosial dan intimidasi pada jurnalis maupun aktivis dunia maya.

Reportase ini menyorot tiga faktor utama dalam menilai kebebasan dalam menggunakan internet: halangan dalam mengakses internet, pembatasan konten, dan pelanggaran hak pengguna. Freedom House menjalankan investigasi ini tersebut dilakukan sepanjang Mei 2013 sampai Mei 2014.

Hasilnya, Iran menduduki posisi pertama sebagai negara yang kebebasan internetnya terburuk di dunia. Meskipun di pertengahan tahun 2013 pemerintah setempat sudah mulai menggunakan media sosial, masyarakat Iran belum memiliki akses ke media sosial yang dinilai pemerintah cukup rawan memunculkan muatan politis, seperti Twitter dan Facebook.

Di belakang Iran, masih ada Suria, Tiongkok, Kuba, Ethiopia dan Uzbekistan yang menduduki zona "merah" tersebut.

Sedangkan penduduk Islandia menjadi netizen yang paling beruntung karena kemerdekaan mereka dalam mengakses internet benar-benar terjamin. Di negara yang terletak di Eropa ini, hampir tidak ada platform media sosial yang diblokir. Sebanyak 97 persen rumah di Islandia pun sudah terkoneksi dengan internet.

Berikut diagram yang memaparkan fakta temuan Freedom House tersebut:



Sumber gambar: funnymalaysia.net
Read More
Tuesday, December 30, 2014
4 Aplikasi Android Tablet Buat Desainer

4 Aplikasi Android Tablet Buat Desainer



Kata siapa Android tidak ramah dengan desainer? Rentetan aplikasi berikut ini malah sangat bermanfaat bagi pengguna Android yang juga seorang desainer, loh!

Sedang mencari aplikasi yang gratis untuk gadget Android Anda? Informasi yang dirujuk dari creativebloq.com ini sudah pasti tidak boleh Anda lewatkan, apalagi bila Anda seorang desainer:


1. Sketcher Lite


Membuat sketsa telah dipercaya membawa banyak keuntungan, tentunya bagi desainer. Agar lebih ramah lingkungan dengan menghemat kertas dan merealisasikan ide abstrak dalam kepala Anda secepat mungkin, unduh saja Sketcher di gadget Android kesayangan Anda.

Ini adalah aplikasi sketching sederhana, yang dilengkapi dengan 11 brush, color picker, dan eraser. Selepas mensketsa, Anda bisa juga membagikan doodle digital Anda tersebut melalui email dan MMS. Apabila Anda membutuhkan fitur tambahan, seperti ukuran kanvas yang bisa diatur, agar pengerjaan sketsa lebih matang, tebus saja versi Pro-nya seharga $1.99.


2. Skitch


Inovasi Evernote untuk memudahkan kehidupan kita sepertinya masih terus berlanjut berkat adanya aplikasi ringan nan serbaguna, Skitch.

Tool yang dikembangkan langsung oleh Evernote ini mengizinkan Anda untuk memvisualisasikan ide Anda dan memodifikasi atau mengimprovisasi elemen yang Anda lihat di sekeliling. Fitur sederhana yang dengan mudah bisa Anda lakukan berkat aplikasi ini misalnya: memodifikasi jalur atau peta juga membuka file .PDF sekaligus menyuntingnya.

Untuk menikmati aplikasi gratisan ini di Android, Anda harus mengantongi akun Evernote yang aktif dulu, tentunya.


3. Fresco Paint Lite


Julukan 'art studio'-nya Android sepertinya memang layak disandang oleh Fresco. Aplikasi yang lebih spesifik untuk memudahkan tugas digital painting Anda ini punya banyak tool yang bisa memacu kreativitas Anda saat melakukan editing, seperti brushes, filters, dan effects.

Kemampuan aplikasi ini yang bisa melakukan auto-save setiap beberapa menit sekali dan bisa mengekspor ke format file .PSD adalah dua daru beberapa keajaiban dari aplikasi ini yang patut Anda syukuri. Apabila sudah puas berkreasi dengan versi gratisannya, Anda bisa membeli versi lengkapnya seharga $2.99 saja.


4. MARA3D Facial Expressions Featuring Steven Stahlberg


Sedang membutuhkan referensi raut wajah seseorang yang sedang marah besar atau sedih? Unduh saja aplikasi MARA3D ini! Dijamin tidak akan mengecewakan karena aplikasi ini berbasis langsung dengan geleri seniman digital internasional, Steven Stahlberg.

Dengan adanya facial expressions dalam bentuk maya ini, pekerjaan Anda yang berkutat dengan ilustrasi, animasi, dan sejenisnya pasti lebih cepat selesai. Awalnya, Anda memang diminta untuk memilih emosi secara spesifik, tapi kemudian Anda bisa memodifikasinya sampai Anda benar-benar puas dengan raut yang sempurna untuk mengekspresikan sesuatu yang Anda inginkan.

Meskipun versi lengkap dari aplikasi ini cuma bisa dinikmati pengguna iPad dan iPhone, Anda yang pengguna Android tidak perlu khawatir, karena Lite Edition dari aplikasi ini juga tersedia secara gratis di Play Store.


Bagaimana? Sudahkah Anda mengunduh semuanya? Sebelumnya, kami juga sudah pernah menghimpun kumpulan aplikasi gratis untuk desainer yang juga pengguna iPhone.
Read More
Monday, December 29, 2014
Smartphone Buatan Mozilla Rilis. Mau Coba?

Smartphone Buatan Mozilla Rilis. Mau Coba?



mozilla firefox fx0


Lagi-lagi dunia 'smartphone' kedatangan 'anak baru'. Kali ini, ada Mozilla yang mencoba peruntungannya lewat 'gadget' berpenampilan nyeleneh.

Fx0, sebagaimana prototip telepon pintar ini dijuluki, mulai menjajah pasar Negeri Matahari Terbit saat Natal 2014. Ya, smartphone ini dilengkapi dengan Firefox OS, sistem operasi untuk smartphone yang dikembangkan oleh Mozilla dan sementara ini masih beredar di 29 negara saja. Seperti dilansir oleh mashable.com, dalam proyek ini, Mozilla memang sengaja menjalin kerja sama dengan salah satu perusahaan telekomunikasi terkuat asal Jepang, KDDI.

Dari segi kecanggihan, fitur-fitur yang dimiliki Fx0 setidaknya sudah standar dan mirip smartphone kekinian, semisal dengan adanya teknologi 4G LTE dan NFC (near-field communication), yang bisa memudahkan Anda melakukan mobile transactions.

Meskipun belum bisa melampaui raksasa pendahulunya, seperti iPhone dan Android, ada sesuatu yang berbeda dari kompetitornya dan layak menjadi selling point: casing transparan! Kalau biasanya produsen telepon pintar membungkus peranti di dalamnya dengan casing yang tertutup, kali ini Anda bisa melihat dengan mata kepala Anda sendiri tanpa harus membongkar smartphone Anda (di mana seringkali aktivitas tersebut berakhir dengan kerusakan yang lebih parah).

Desainer di balik smartphone unik seharga 50.000 Yen (sekitar 420 Dollar) ini adalah Tokujin Yoshioka, yang terinspirasi oleh filosofi Mozilla yang selalu mengedepankan keterbukaan, kebebasan, dan transparansi.

Tertarikkah Anda memboyong telepon pintar ini saat sudah mendarat di pasar gadget Indonesia?
Read More
Tuesday, December 23, 2014
Mozilla: Kantor Sederhana, Reputasi Dunia

Mozilla: Kantor Sederhana, Reputasi Dunia



inspirasi interior kantor


Di antara kalangan yang berkecimpung di dunia internet, Firefox adalah salah satu primadona. Belum tahu di mana para kreatif di balik suksesnya 'browser' keren ini bekerja? Mari ikuti kami menjelajahi sekilas kantor Mozilla di San Francisco, Amerika Serikat.

Sejumlah lebih kurang 125 staf Mozilla terlihat kerasan di kantor yang berdiri di kompleks Hills Plaza itu. Memang, kantor ini cukup nyaman untuk dijadikan tempat bekerja, terbukti dari atmosfernya yang tenang dan menyimpan keunikan tersendiri. Kebetulan, urusan desain interior kantor ini diserahkan pada ahlinya, arsitek-arsitek di MKThink, yang berbasis juga di San Francisco.

Menurut MKThink, kantor yang diresmikan tahun 2012 ini didesain agar ide lebih mudah terinkubasi, dengan mencampurkan beberapa ruangan sekaligus, di mana banyak orang boleh dan bisa berkumpul bersama untuk mengorganisir ide dengan mudah, misalnya di team room, co-work space, dan event area.

Selain ruangan tersebut, kantor Mozilla juga memiliki kafetaria yang menyenangkan dan juga view menghadap ke kota San Francisco yang luar biasa indah di lantai teratasnya.


kantor mozilla firefox




Mengingat Mozilla adalah perusahaan multinasional dengan konsumen yang tercatat mencapai 450 juta di seluruh dunia, tak cuma tersedia satu conference room yang lengkap dengan piranti keras (hardware) untuk melakukan video call.

ruang teleconference di kantor


Di luar interior yang memukau, ternyata juga terdapat sebuah monumen. Monumen ini bukan sembarangan, namun monumen penghargaan bagi semua orang atau pihak yang telah turut berpartisipasi membangun dan menjaga eksistensi Mozilla di dunia maya. Total, ada 4.536 'pahlawan' yang dihargai oleh Mozilla lewat monumen tersebut.

monumen mozilla firefox amerika


Selain meraup sukses besar dengan membuat Firefox, Mozilla juga pencipta Thunderbird, SeaMonkey, Bugzilla, dan proyek keren lainnya.


Sebagai referensi dan sumber informasi lebih jauh, Anda bisa menjelajahi tautan-tautan berikut ini:
inhabitat.com
christianheilmann.com
businessinsider.com
Read More
Monday, December 22, 2014
Ternyata Instagram 'Lebih Berharga' dari Twitter!

Ternyata Instagram 'Lebih Berharga' dari Twitter!



instagram di dunia media sosial


Harga Instagram saat diakuisisi Facebook April 2012 silam memang cuma 1 milyar Dollar. Tapi di penutup tahun 2014 ini, banderol Instagram sudah naik 35 kali lipat!

Seperti dilansir oleh Mashable, data yang dihimpun oleh Citigroup ini lumayan mengejutkan dan sudah cukup untuk membuat publik percaya bahwa Mark Zuckerberg telah melakukan langkah yang tepat. Ya, dengan pengguna aktif mencapai 300 juta di seluruh dunia, Instagram terus tumbuh menjadi media sosial yang kuat. Bahkan, Instagram sudah bisa dikatakan lebih kuat daripada Twitter, mengingat harga Twitter di pasaran saat ini ditaksir ‘hanya’ 23,3 milyar Dollar.

Facebook, yang sebelumnya juga telah mengakuisisi WhatsApp dan Snapchat, patut berharap banyak pada Instagram. Tidak seperti WhatsApp dan Snapchat yang lebih personal, sifat Instagram yang lebih global sangat pantas untuk disisipkan slot iklan, sehingga pemasukan pada pundi-pundi platform media sosial yang baru eksis di tahun 2010 ini cukup besar.

Meskipun data dari Citigroup masih sedikit berbau spekulatif, tetapi fenomena ini cukup untuk membuat penikmat dan pelaku bisnis di Instagram bernafas lega, karena prospek Instagram di masa depan sangat cerah. Bukan tidak mungkin juga Instagram mengancam eksisitensi media sosial lain yang lebih besar saat ini, termasuk ‘ibu’-nya sendiri, Facebook.


Sumber gambar: chrismakara.com
Read More
Friday, December 19, 2014
Mengintip Kantornya Soundcloud di Jerman Yuk!

Mengintip Kantornya Soundcloud di Jerman Yuk!



wall of fame soundcloud


Media sosial yang fokus di bidang musik dan lagu ini sekarang sudah memiliki lebih dari 250 juta pengguna. Mari 'mampir' sebentar ke kantornya di Berlin, Jerman, sambil bermimpi siapa tahu bisa bekerja di sana suatu hari.

Pasti tak asing dengan Soundcloud, kan? Di sana, Anda pasti betah berjam-jam mendengarkan suara dan lagu yang mengalun, baik yang berawal dari proyek iseng hingga karya serius milik musisi berkelas, juga dari musik yang mellow, rock, sampai yang genre-nya saja belum diketahui. Tak hanya public figure yang memakainya, teman-teman sejawat pun tak mau ketinggalan untuk sekedar unjuk bakat di akun Soundcloud pribadinya.

Popularitas Soundcloud di tahun 2014 memang melejit dengan luar biasa. Harga perusahaan Soundcloud sendiri pun sekarang ini diperkirakan lebih dari 700 juta Dollar. Angka yang fantastis untuk perusahaan platform media sosial. Maka tidak salah apabila Soundcloud mulai berekspansi, seperti dengan membuka kantor baru di Berlin, Jerman.

Kantor Soundcloud di Berlin ini sangat luas dan punya sisi modern yang terlampau kental. Bukan hal yang mengejutkan apabila 200 pegawai di sana sangat menikmati 'habitat'-nya di lahan seluas 4.000 meter persegi. Beragam divisi, mulai dari bagian produk, desain, akuntan, dan lain-lain, bersama-sama bekerja dan menjalani passion mereka masing-masing di sini.

Kelengkapan kantor tersebut memang sangat mewah. Misalnya, setiap dua minggu sekali, selalu digelar makan bersama di kafe privat bergaya Mediteranian. Tersedia pula 16 ruang meeting yang berbeda-beda. Tidak ketinggalan, ada juga perpustakaan yang sangat nyaman untuk digunakan pegawai menghabiskan masa senggangnya.

kebutuhan tersier kantor perusahaan

Butuh sejenak udara segar tetapi di luar kantor sedang hujan lebat? Tenang, ada Green Room, ruangan yang berisi oksigen alami dan siap dihirup gratis.

properti fasilitas kantor yang harus ada

Uniknya, meskipun hampir semua barang di sana berteknologi tinggi, ada sebuah ruangan kedap teknologi, yang berisi sofa empuk, meja kayu, dan perapian (fireplace). Seringkali, pegawai Soundcloud yang ingin sejenak melepas lelah dan suntuk berdatangan ke ruangan ini untuk beristirahat.

Masih merasa istirahat belum puas? Ada nap room. Ruangan yang sepintas mirip sauna ini tak hanya berisi bahan material yang empuk dan nyaman, tetapi sangat ramah lingkungan. Tidur pun bisa lebih nyenyak dan menyehatkan.

membuat pegawai betah di kantorsuasana nyaman di kantor

Kelly Robinson, yang berkolaborasi bersama beberapa arsitek dari firma arsitektur asal Berlin, Kinzo, mendesain kantor yang luar biasa ini. Tema utama yang diusung adalah mewujudkan kecintaan perusahaan pada musik. Proyek ini bukanlah yang pertama bagi Kelly. Sebelumnya, ia juga pernah menggarap kantor AirBnB.

Tertarik untuk bekerja di Soundcloud atau mungkin sekedar mampir?


kantor media sosial paling keren di dunia


Situasi kantor Soundcloud di Jerman selengkapnya bisa dilihat di:
archdaily.com
fubiz.net
Read More
Monday, December 15, 2014
Mengapa Produk Apple Semakin Membesar?

Mengapa Produk Apple Semakin Membesar?



alasan iphone 6 ukurannya lebih besar

Dimensi produk keluaran Apple terus meluas hari demi hari. Kami pun berusaha menebak apa alasannya.

Sejak kemunculan iPhone 6 dan 6 Plus, Apple fanboy harus mulai membiasakan diri untuk mengaktifkan kedua tangannya untuk berinteraksi dengan gadget tersebut. Atau, tetap menggunakan satu tangan dengan penyesuaian yang tak sebentar. Banyak yang merasa nyaman dengan perubahan ini, tapi juga ada yang memprotes.

Menurut kami, fenomena membesarnya ukuran produk Apple sepertinya bukan karena identitas mereka di pasaran mulai tergoyahkan, namun lebih mengarah pada strategi berkompetisi jangka panjang.

Sebagian orang sudah merasakan sendiri nikmatnya layar sentuh yang lebar dari produk Samsung dan produsen lainnya. Selain bisa memaksimalkan fungsi dari hardware yang telah disediakan, pengguna - terutama yang sudah berumur - tentu akan sangat terbantu dengan tampilan huruf dan ikon yang lebih besar, berkat layar gadget yang lebih luas. Apalagi konsumen seperti itu umumnya sudah mapan secara finansial, menjadi pasar yang menggiurkan tentunya untuk disasar dan direbut oleh Apple.

Idealisme Apple dalam meluncurkan produk yang ukurannya ramah dengan saku celana beberapa tahun ke belakang berdampak pada melejitnya penjualan Samsung di pasaran. Target konsumen Apple pun tak sedikit yang beralih pada produk lain yang bisa memanfaatkan celah yang lama dibiarkan menganga ini oleh Apple.

Jadi, dengan adanya strategi memperbesar dimensi, Apple seakan dengan lantang berteriak pada konsumennya, "apabila yang Anda butuhkan cuma ukuran besar, kami bisa menyediakannya. Jangan lari!"

Kalau dipikir-pikir, sebenarnya perubahan haluan semacam ini tidak terlalu merugikan untuk Apple. Dikarenakan Apple telah sukses dengan ukuran 'normal' produknya, maka tidak ada salahnya mencoba peruntungan dengan memunculkan ukuran yang tidak wajar sembari menyaingi kompetitor.


Apakah Anda punya hipotesa lain perihal fenomena ini?


Sumber gambar: ibtimes.com
Read More
Sunday, December 14, 2014
Saat Tom DeLonge Mengubah Wajah Bisnis Musik

Saat Tom DeLonge Mengubah Wajah Bisnis Musik



kabar terbaru tom delonge blink 182 angels and airwaves

Lama tak terdengar gaungnya, personel Blink 182 dan Angels and Airwaves, Tom DeLonge, ternyata sedang menjalankan misinya untuk mengubah industri musik menjadi 'ladang emas' yang bisa dinikmati semua musisi.

Tom ternyata punya kegiatan lain di luar kesibukannya bermusik, meskipun juga tak jauh-jauh dari dunia musik. Gitaris yang katanya juga bisa memainkan terompet ini sedang serius menjalankan bisnis startup miliknya, bernama Modlife. Nama-nama tenar seperti Kanye West, Pearl Jam, dan Taking Back Sunday telah menikmati langsung 'khasiat' ide kreatif Tom itu.

Alasan yang melatarbelakangi Tom untuk membuat platform perangkat lunak semacam Modlife ialah karena ia telah menyadari ada rantai yang hilang di antara penikmat musik dan musisi.

Sebagai seorang penggemar band tertentu, misalnya, ada banyak sekali pekerjaan yang harus dilakukan untuk memenuhi gejolak fanatisme dalam diri, seperti membeli tiket konser, album, merchandise, dan lain-lain. Di posisi yang lain, musisi atau band ternyata juga mengalami kesulitan untuk memenuhi hasrat penikmat setianya. Hal ini pun berdampak pada berkurangnya penghasilan yang seharusnya mereka dapatkan karena disebabkan banyak hal, mulai dari pembajakan sampai susahnya karya mereka dijangkau pembeli karena keterbatasan ruang dan waktu.

Mencermati masalah itu, Tom pun mengintegrasikan semua kebutuhan kedua belah pihak dengan Modlife, web software yang memudahkan proses penjualan kreasi musisi, baik yang digital (seperti album iTunes) maupun yang nyata (contohnya tiket konser). Sudah mulai aktif sejak 2007, Modlife kini semakin mendunia.

"Kami menambah pendapatan dari band dengan menyediakan sebuah alat untuk mengatur bermacam-macam elemen dari bisnis mereka," fastcompany.com mengutip Tom.


modlife review startup
Tampilan laman utama Modlife


Modlife sekarang juga mencoba menjadi fasilitator yang baik bagi para musisi yang belum atau tidak ingin berlabel mayor. Selain karena metode Modlife untuk menyejahterakan musisi memang sangat menggoda, yaitu dengan pembagian hasil yang sepadan, musisi juga serasa lebih dekat dengan penggemarnya karena bisa menjual karyanya langsung pada mereka. Bagi musisi yang sudah berlabel mayor pun, Modlife juga bisa digunakan untuk menambah pendapatan mereka tanpa ada campur tangan sedikitpun label.

Dengan cara seperti ini, Modlife tentu berharap bisa membangun kepercayaan dan keinginan untuk berkarya lebih dengan musisi di seluruh dunia.

Tom DeLonge adalah orang yang yakin bahwa seni (terutama musik) suatu saat akan pantas dinilai tinggi. Tak heran apabila ia berani menginvestasikan setumpuk Dollarnya untuk bisnis startup ini. Selain musisi, Tom sebenarnya sudah lama dikenal juga sebagai entrepreneur. LoserKids.com, yang telah berdiri sejak 1999, hanyalah salah satu bukti kepiawaiannya dalam berbisnis.


Sumber gambar: tenhomaisdiscosqueamigos.com
Read More
Tuesday, December 9, 2014
Jam Digital Kini Tidak Kaku Lagi

Jam Digital Kini Tidak Kaku Lagi


jam digital import


Bosan melihat bentuk angka yang itu-itu saja di jam digital Anda? Bersyukurlah karena Lexon mau melahirkan inovasi terbaru.

Inovasi bernama Script ini memang unik, seperti yang telah dilaporkan oleh fastcodesign.com. Jam digital ini mampu menghadirkan atmosfer baru di pergelangan tangan, jam dinding, dan jam meja (table clock) Anda dengan tampilan huruf yang tidak umum.

Ya, sesuai dengan identitas produknya, tipografi jenis script-lah yang akan dihadirkan dan ditonjolkan.

Seperti yang sama-sama kita ketahui, sejak tahun 1900-an, display di jam digital masih marak menggunakan teknologi seven-segment display, yaitu pola yang mirip angka delapan berwujud balok dan bisa diatur untuk menampilkan angka 0-9.


inovasi jam digital tampilan keren


Berkat kehadiran Script, inovasi seperti itu sekarang terlihat sangat kaku dan ketinggalan zaman, menngingat Script telah didesain sedemikian rupa untuk memiliki tampilan yang lebih luwes dan serasa berunsur kaligrafi. Meskipun tidak ada perubahan teknologi secara signifikan yang diusung, Script bisa menyegarkan tampilan jam digital yang sedari Anda lahir pemandangannya seperti itu saja.

Tertarikkah Anda untuk memboyong karya Jeremy dan Adrian Wright ini masuk ke pasar Indonesia?
Read More
Tuesday, December 2, 2014
Fontspiration: Aplikasi iPhone Gratis untuk Mengkresikan Font

Fontspiration: Aplikasi iPhone Gratis untuk Mengkresikan Font



fontspiration review ulasan


Kalau Anda sangat menyukai tipografi, Anda pasti ingin memiliki aplikasi keren ini dalam genggaman Anda.

Baru dirilis 22 November kemarin, Fontspiration langsung menjadi aplikasi favorit para font-lovers dunia. Hal ini tidak berlebihan, mengingat kemampuan aplikasi berukuran 25,7 MB ini bisa menjadi solusi tepat bagi tipografer dalam mengembangkan kreativitasnya.

Misalnya, dengan Fontspiration, Anda bisa menginspirasi diri Anda dengan puluhan referensi font yang tersedia. Setiap harinya, Fontspiration menyediakan live feed yang berisi beragam koleksi desain tipografi.

Fontspiration juga berguna untuk membuat animasi tipografi. Tak tanggung-tanggung, Anda bisa menggunakan ratusan Google Fonts tanpa perlu memasang aplikasi pendukung lain. Pengaturan ukuran, kerning, warna, dan alignment juga bisa dilakukan langsung dari Fontspiration.

Aplikasi buatan Extensis ini cocok bagi Anda, baik tipografer pemula maupun profesional, yang tidak ingin waktu hidupnya dihabiskan terlalu lama untuk menghasilkan karya tipografi yang belum tentu memuaskan. Setelah selesai membuat animasi ini, Anda juga bisa membagikannya lewat email, media sosial, maupun diunggah ke Cloud. Cocok sekali untuk dikirimkan pada orang tercinta di hari spesial mereka, bukan?

Segera dapatkan aplikasi gratis ini di App Store.
Read More
Monday, December 1, 2014
3 Cara Mudah Mendesain Situs Berita

3 Cara Mudah Mendesain Situs Berita



Dari segi jumlah dan kualitas, portal berita di internet (terutama di Indonesia), memang bisa dibilang memuaskan. Tetapi belum ada yang desain situsnya benar-benar 'standout'.

Masyarakat kita semakin dimanjakan dengan kemudahan akses informasi dari bermacam-macam media online. Tema tulisan yang diangkat, penulis dari beragam latar belakang, dan target pembaca yang dicari sebenarnya sudah sangat menarik. Namun, tak bisa kita pungkiri, minat membaca masyarakat kita masih rendah.

Akar dari masalah ini bisa bermula dari visualisasi media online yang monoton. Belum ada variasi tampilan situs berita yang saat ini sudah keren, mengingat masih banyak yang menerapkan outline yang mirip koran sesungguhnya. Site navigation di dalamnya pun masih belum mengalir dengan lancar.

Untuk menghindari kesalahan serupa, ikuti tiga trik mendesain situs berita di bawah ini:


1. Jelas dan Responsif

contoh template media online keren
Tampilan utama dan penuh laman Time 

Belajarlah dari Time. Situs berita yang mendunia ini sangat memanjakan pembacanya. Pertama, dengan menampilkan hierarki tipografi yang matang (mulai dari headline dengan ukuran font lebih besar kemudian semakin mengecil saat mengacu ke berita yang lebih sepele), gambar yang menarik perhatian, dan pembagian kolom yang rapi.


layout situs media online terbaik
Laman Time yang bisa menyesuaikan ukuran layar secara otomatis

Selebihnya, laman Time juga responsif, yang artinya tampilan situs tersebut bisa menyesuaikan ukuran layar gadget Anda saat mengakses situs tersebut. Seperti yang kita ketahui bersama, mobile view sudah menjadi fokus utama pennyedia situs, karena orang lebih dekat dengan smartphone ketimbang PC atau laptop.

Mengapa desain tata letak situs berita penting untuk diprioritaskan?

Karena kebanyakan orang cenderung mengakses situs berita tersebut lewat link yang dibagikan di media sosial atau lewat RSS Feed. Dan pembaca yang secara rutin membuka laman situs berita favoritnya masih bisa dibilang jarang.


2. Sediakan Lahan Iklan

Mengingat kebanyakan situs berita online menggantungkan 'nyawa'-nya pada iklan, maka sediakan lahan iklan yang strategis. Tetapi tetaplah idealis, jangan sampai iklan tersebut merusak estetika tampilan situs Anda.

Banyak sekali situs berita yang memiliki penempatan space ad yang buruk dan saling tumpuk. Belum lagi beberapa banner dari pengiklan tidak menarik secara visual dan kurang padu dengan tata letak dan desain dari situs berita tersebut.

Untuk mengakali hal ini, Anda bisa menyeleksi jenis iklan yang masuk di situs berita Anda. Anda boleh-boleh saja memprioritaskan sponsor dari perusahaan yang besar, mengingat biasanya mereka sudah 'melek' desain. Atau, apabila Anda punya waktu lebih, Anda bisa mendesain ulang banner iklan yang akan tampil di media online milik Anda, sehingga baik iklan yang terpampang maupun tampilan keseluruhan tetap senada.


3. Tidak Semua Punya Bandwidth Besar dan Gadget Canggih

Setiap pemilik situs tentunya sangat ingin memiliki situs yang UX-friendly, dengan menerapkan pemrograman yang lebih rumit. Tapi sebagai desainer, adalah tugas Anda untuk tidak gegabah mengeksekusi ide tersebut.

Anda perlu mempertimbangkan sebuah fakta bahwa di luar sana, banyak pengguna internet yang hanya memiliki gadget dengan hardware yang terbatas, sehingga kemampuan page rendering dan tugas-tugas terkait pun juga minim.

Anda juga harus memikirkan mereka yang kesenangan berselancarnya tergantung pada bandwidth yang lemah. Semisal laman situs berita Anda tidak termuat secara sempurna dalam waktu 30 detik dengan bandwidth rendah, lebih baik buang elemen-elemen yang tidak perlu karena hal ini bisa membuat pengunjung situs Anda berpaling ke yang lain.


Secara singkat, itulah tiga trik sederhana untuk mendesain situs berita, seperti yang dikutip dari mashable.com dan webdesignerdepot.com. Tidak salah apabila Anda berprinsip bahwa yang terpenting dari situs berita adalah informasinya. Tapi desain bukan hal yang patut dianaktirikan, mengingat desain bisa membantu informasi tersebut mudah diterima pembaca.

Ayo tumpahkan kreativitas Anda dalam mendesain situs berita yang keren demi majunya bangsa Indonesia ke depannya!
Read More
Thursday, November 27, 2014
Pengguna Aktif Tumblr dan Pinterest Meningkat Pesat

Pengguna Aktif Tumblr dan Pinterest Meningkat Pesat




Sedangkan pengguna baru dan aktif Facebook menurun drastis.

Awal tahun ini, Instagram memang memegang kuasa sebagai platform media sosial yang paling cepat berkembang. Namun, data terbaru dari Global Web Index, seperti disadur oleh techcrunch.com, membuktikan bahwa Tumblr dan Pinterest lah yang merajai klasemen akhir tahun 2014.

Tak tanggung-tanggung, peningkatan pengguna aktif Tumblr mencapai 120% dalam enam bulan terakhir. Hal yang sangat timpang apabila dibandingkan dengan Facebook yang hanya 2%.

Sedangkan Pinterest, yang akhir-akhir ini berhasil mencuri atensi dunia, berhasil menduduki peringkat pertama dalam hal penjaringan user baru dengan 57%.

Grafik pertumbuhan pengguna dan pengguna aktif media sosial

Meskipun begitu, Facebook tetap menjadi media sosial paling populer di dunia dengan 1,35 milyar pengguna. Namun dengan adanya fakta seperti ini, patut kita amati langkah apa yang akan diambil Facebook untuk merespons ancaman dari platform media sosial lainnya.


Sumber gambar: aptsonic.com
Read More
Monday, November 24, 2014
Cara Termudah Menemukan Kombinasi Font

Cara Termudah Menemukan Kombinasi Font



trik memilih font


Bingung memilih 'font' yang tepat untuk desain? Belum kenal typegenius, sih.

Berkat kemurahan hati Muno Creative, sekarang Anda tidak perlu susah-susah mencari sendiri atau bertanya pada desainer lain perihal perpaduan font apa yang baik untuk desain Anda. Sekarang, Anda tinggal mengakses typegenius dari browser Anda masing-masing.

Cara menggunakan typegenius sangat sangat mudah. Anda tinggal memilih satu font dari puluhan yang disediakan di menu 'Select a starter font'. Kemudian secara sekejap, Anda akan disediakan pilihan kombinasi font terbaik berikut contoh pengaplikasiannya. Fasilitas ini tentu akan sangat memudahkan Anda dalam menyelesaikan proyek desain lebih cepat dan efisien.

Selain media yang tepat untuk mencari referensi, typegenius juga bisa menjadi permainan bermutu untuk desainer dan tipografer, karena Anda bisa sambil melatih sensitivitas dalam mencocokkan font untuk beragam kebutuhan desain.


how to choose font easily


how to pick font for design


Sumber gambar: typegenius.com
Read More
Thursday, November 20, 2014
San Francisco: Font untuk Apple Watch

San Francisco: Font untuk Apple Watch



download font gratis apple


Demi membuat pengguna Apple Watch nyaman, Apple melengkapi jam pintar ini dengan sebuah 'font' yang dibuat selama hampir 20 tahun!

Yap, sambutlah font terbaru Apple yang sudah dipersiapkan untuk teknologi Retina Display, San Francisco!

Font dengan genre Sans Serif ini telah didesain khusus agar mudah terbaca di layar Apple Watch yang memang tidak terlalu luas itu. Karakternya yang lebih luwes terlihat dari space yang longgar di setiap hurufnya. Terlihat pula, setiap huruf yang dikomposisi dari font ini tidak terlalu memakan banyak ruang secara horisontal. Karakter seperti huruf 'a' dan 'e', misalnya, menjadi sangat jelas meskipun hanya dilihat secara sekilas.

Tanda baca juga menjadi fokus utama Apple. Dengan font San Francisco, proporsi tanda baca menjadi lebih besar dan jelas, meskipun ukuran font diperkecil.

San Francisco, yang juga dijuluki "Apple Sans" ini, diramalkan akan menghiasi edisi iPhone dan Mac mendatang.

contoh font keren gratis download

Di awal-awal berdirinya Mac, Steve Jobs pernah berpesan pada para typeface designer Mac untuk menamai setiap font yang berhasil mereka ciptakan dengan nama-nama kota penting di dunia. New York, Geneva, dan Chicago adalah pendahulu sukses San Francisco. Sepertinya, Apple ingin kembali menghidupkan Steve Jobs dalam setiap produk dan inovasinya.

Bagi yang tertarik, Anda bisa memiliki design resource Apple Watch, alias WatchKit, yang berisi 23 variasi font untuk sistem Apple Watch, secara gratis dengan mengunduhnya di sini.


Sumber gambar: fastcompany.net
Read More
Wednesday, November 19, 2014
Mengapa Anda Harus Punya Landing Page

Mengapa Anda Harus Punya Landing Page



landing page murah gratis


Cuma mengandalkan 'home page'? Ah, basi! Manfaatkan sesuatu yang lebih efektif dong!

Yap, dan sesuatu yang lebih efektif (dan lebih sedap dipandang juga) itu bernama landing page.

Meskipun terlihat sederhana, sayangnya, tidak semua pengelola website rela menghabiskan waktu dan uangnya untuk memiliki keistimewaan landing page. Untuk itu, mari perdalam pemahaman Anda tentang landing page - berikut khasiat dan strateginya - seperti yang dituturkan Robin Jennings berikut:


Apa itu Landing Page?

Landing page pada dasarnya tak hanya sebuah laman dalam sebuah website, tetapi juga bisa berbentuk pop-up page yang gunanya untuk mempengaruhi perngunjung situs Anda untuk melakukan sesuatu.

Banyak yang masih menyamakan landing page dan home page, padahal keduanya adalah dua elemen yang berbeda. Bahkan, apabila saat ini Anda masih memfungsikan home page sebagai landing page, itu artinya selama ini Anda sudah merugi. Alasannya simpel, karena home page tidak didesain untuk memprovokasi pengunjung website Anda, tetapi lebih pada media pengenalan bisnis atau perusahaan Anda.

Mari gunakan analogi untuk lebih memudahkan pemahaman Anda. Kalau website diibaratkan sebagai sebuah toko, maka home page akan membuat orang-orang mengagumi website Anda, namun mereka tidak akan tertarik begitu saja untuk membeli produk atau jasa Anda. Bisa jadi, lapak Anda akan dilewati begitu saja. Maka dari itu, Anda perlu landing page untuk mempengaruhi orang memenuhi kehendak Anda.


Mengapa Website Anda butuh landing page?

Landing page lebih dari sebuah laman untuk mengarahkan visitor. Sebaliknya, landing page juga memegang kontrol dari perhatian visitor dan papan informasi yang mudah dipahami. Tidak ada cara terbaik sejauh ini selain mengubah pengunjung menjadi pelanggan potensial. Oleh sebab itu, desain landing page harus bisa efektif menyampaikan pesan Anda, memiliki call to action yang menarik, dan memberikan penawaran yang menggoda.


Bagaimana Membuat Landing Page yang Efektif?

Sebelum membuat landing page, lebih baik cari tahu dulu apa yang dicari kebanyakan pengunjung situs Anda. Apakah mereka mencari produk keluaran terbaru? Berburu diskon? Mendaftarkan diri pada sebuah program yang Anda gagas? Atau mungkin ada hal lainnya?

Dengan mengetahui potensi dari situs Anda, hal ini akan memudahkan Anda untuk memetakan fungsi dan manfaat dari landing page di website Anda. Berikut beberapa tips membuat landing page menjadi efektif:

- Buatlah landing page yang menampung informasi terpenting dan wajib diketahui pengunjung situs Anda secepatnya. Jangan sampai desain landing page Anda membuat orang bosan atau malah tidak tertarik sama sekali membacanya.
- Pastikan landing page Anda juga mencantumkan link beragam media sosial agar orang lain bisa turut menyebarkan kabar gembira dari Anda di landing page.
- Ada baiknya, penawaran yang Anda ajukan lewat landing page cukup menarik bagi demografi target konsumen atau klien Anda.

Sedangkan beberapa strategi online marketing berikut akan sangat efektif apabila dilakukan dengan landing page:

- Pay Per Click (PPC),
- Mempromosikan produk, buku (juga bisa e-book), atau diskon terbaru,
- Mengiklankan sesuatu lewat media offline, seperti TV, radio, dan koran,
- Menemukan klien dengan spesifikasi khusus, dan sebagainya.


Setelah selesai membaca artikel di atas, tentu Anda tidak ingin menjadi orang yang menyianyiakan potensi luar biasa dari landing page, bukan?


Sumber gambar: spanoalessandro.com
Read More
Tuesday, November 18, 2014
3 Platform Terbaik untuk 'Rumah' Situs Pribadi Anda

3 Platform Terbaik untuk 'Rumah' Situs Pribadi Anda



apa website terbaik untuk membuat portofolio


Ada Wordpress, Tumblr, Squarespace, dan masih banyak lagi platform situs personal yang lainnya. Dengan banyaknya pilihan, jangan malah membuat Anda bingung. Pilih saja yang sesuai dengan karakter dan karir Anda.

Online presence penting untuk dipertimbangkan, terutama bagi yang ingin ada peningkatan dalam karirnya. Nah, branding di dunia maya semacam ini akan lebih mudah dilakukan apabila Anda memiliki personal website.

Di antara kebingungan Anda dalam memilih platform yang cocok untuk situs pribadi Anda, ada poin penting yang bisa menjadi bahan pertimbangan Anda, yaitu platform tersebut harus cocok dengan kebutuhan hidup dan karir Anda.

Mashable.com telah mempertimbangkan tiga platform yang bisa membantu Anda menjatuhkan pilihan:


1. WordPress

Sudah eksis sejak tahun 2003, WordPress tak diragukan lagi popularitasnya sebagai platform blogging yang berkarakter. Selain itu, WordPress juga memiliki sifat yang nyaman dipakai oleh beragam user, baik untuk keperluan personal hingga bisnis.

Kelebihan:

- Sifat dasar dari WordPress sendiri sebenarnya website yang sederhana, tetapi juga bisa dikembangkan menjadi tipe website yang lebih rumit. Jadi, sangat cocok apabila WordPress menjadi rekan Anda menjalani karir yang lebih serius.

- Tampilannya ramah dan terpoles. Belum lagi dengan bertaburnya template dan tema yang unik yang sifatnya gratis.

- Situs WordPress Anda bisa dioptimisasi dengan SEO, dilengkapi banyak plugin, dianalisis, dan didaftarkan pada domain berbayar.

Kelemahan:

- Anda perlu beradaptasi dan terbiasa saat bekerja dengan WordPress, seperti di bagian template, karena cukup berbeda dengan platform pada umumnya, seperti Blogger.

- Anda juga perlu sedikit memperdalam HTML untuk membantu Anda dengan coding agar situs personal Anda nantinya lebih efektif.

- WordPress bukanlah tipe situs yang simpel dan 'langsing'. Apabila Anda membutuhkan platform situs personal seperti itu, lebih baik Anda beralih ke...


2. Tumblr

Terkenal sebagai platformnya orang kreatif, Tumblr akrab sekali di kalangan penulis dan fotografer. Juga, mengingat sifat Tumblr yang lebih personal, tak mengherankan apabila platform ini sangat dekat dengan anak muda dan mungkin juga, hipster.

Kelebihan:

- Waktu yang Anda habiskan untuk mendesain personal website lebih sedikit dan menyenangkan dengan Tumblr.

- Memiliki template yang sangat mendukung pekerja kreatif, seperti desainer grafis, ilustrator, dan animator, untuk memamerkan hasil kerjanya. Cocok sekali dijadikan portofolio di dunia maya.

- Konsepnya yang mendekati platform media sosial terkenal, semacam Twitter dan Facebook, sangat 'anak muda'.

Kelemahan:

- Tumblr tidak memiliki plugin. Dampaknya, beberapa perkerjaan yang membutuhkan plugin, seperti memblokir spam dan mengoptimisasi SEO, tidak bisa dilakukan.


3. Squarespace

Di antara dua opsi platform di atas, Squarespace bisa dibilang yang paling hijau. Meskipun baru diluncurkan pada tahun 2004, Squarespace cepat sekali 'merangsang' massa para netizen menjadi penggunanya.

Kelebihan:

- Ada beberapa kategori yang tersedia saat Anda pertama kali membuat akun di Squarespace, contohnya "Personal", "Business", "Non-profit", dan "E-commerce". Dengan adanya penggolongan seperti ini, kegiatan anda membuat situs personal semakin mudah dan terfokus.

- Dengan tema yang beragam, template yang Anda pilih juga bisa disesuaikan. Kesan estetika dari website pribadi Anda pun akan lebih mudah menonjol.

- Sangat pantas dilihat pada mobile view. Hal ini dikarenakan sifat template dari Squarespace yang responsif. Dengan kata lain, ukuran personal website Anda di Squarespace bisa disesuaikan dengan browser atau gadget dari visitor. Poin ini penting sekali untuk Anda miliki, mengingat kita semua sudah hidup di era tablet.

Kelemahan:

- Tidak ada yang gratis di Squarespace. Anda harus merogoh kantong sekitar $8 hingga $24 per bulan agar situs Anda tidak 'digusur'. Bisa jadi, Squarespace lebih cocok bagi Anda yang sudah ada di jenjang karir di tingkat menengah ke atas.


Dari ketiga platform di atas, mana yang paling sesuai dengan karakter dan karir Anda? Apakah Anda memiliki platform favorit sendiri? Sila ceritakan pada kami dan teman-teman lainnya di kolom komentar.


Sumber gambar: fastcompany.net
Read More
Friday, November 14, 2014
Terjebak di Antara Powerpoint dan Keynote

Terjebak di Antara Powerpoint dan Keynote



software presentasi paling keren terbaik


Ada yang sedang kesulitan memilih 'software' terbaik untuk media presentasi di depan klien? 

Presentasi adalah kegiatan yang cukup vital bagi seorang desainer grafis, karena pada saat itulah semua pemikiran dan karya nyatanya diuji langsung oleh klien. Anda juga bisa memenangkan sebuah proyek apabila konsep yang Anda miliki terpresentasikan dengan baik.

Sekarang ini, sudah banyak sekali perangkat lunak yang bisa memudahkan proses pemaparan ide dan karya Anda, seperti Powerpoint, Keynote, Prezi, Google Presentation, Symphony, dan sebagainya. Namun, pengguna dua nama di awal, tidak bisa dipungkiri, masih mendominasi di dunia.

Maka tak heran apabila muncul perdebatan manakah yang terbaik di antara Powepoint dan Keynote. Untuk itu, kami sudah merangkumkan kelebihan dan kekurangan masing-masing media presentasi tersebut di bawah ini:


Powerpoint

Kelebihan

- Familiaritas yang tinggi bagi hampir semua orang di dunia, mengingat Microsoft lebih dahulu terkenal ketimbang Mac. Maka tak mengherankan apabila Powerpoint dinilai lebih nyaman digunakan.

- Porsi presentasi yang lebih berat pada teks akan lebih menyenangkan apabila ditayangkan melalui Powerpoint.

- Template yang disediakan Powerpoint sangat banyak dan beragam. Banyak juga yang bisa Anda unduh secara gratis di internet.

Kekurangan

- Powerpoint terlalu berfokus pada fungsi data-based presentation. Elemen tambahan seperti, audio, video, dan gambar, kurang menyatu dengan teks.

- Bagi Anda yang mengagung-agungkan eksklusivitas, Powerpoint bukan media yang tepat untuk merepresentasikan Anda saat menghadap orang lain untuk presentasi, karena Powerpoint terlalu marak digunakan oleh awam.

- User Interface dari Powerpoint lebih jadul ketimbang Keynote.


Keynote

Kelebihan

- Desain dan tampilannya lebih kekinian, dinamis, juga menarik. Hal ini dikarenakan Keynote adalah media-driven presentation, jadi Keynote sangat cocok apabila presentasi Anda bergantung pada audio, video, dan juga gambar.

- Memiliki fitur alpha transparancy, yang mengizinkan Anda memisahkan sebuah gambar dari latar belakangnya (background). Bagi pengguna Powerpoint, teknik seperti ini membutuhkan bantuan aplikasi lain, seperti Photoshop.

- Entah karena merasa inferior atau karena ingin melunturkan dominasi Powerpoint sedikit demi sedikit, Keynote akan mengizinkan Anda menyimpan file dengan ekstensi .ppt. File presentasi Keynote Anda juga bisa disimpan dalam format video Youtube atau Quicktime slideshow. Hal sebaliknya tidak dilakukan oleh Powerpoint.

Kekurangan

- Keynote tidak bisa dijalankan di Microsoft, namun Powerpoint bisa dimainkan melalui Mac. Salah satu dampaknya ialah animasi dan grafis beresiko tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

- Tidak memiliki timeline untuk pengaturan animasi, sehingga membubuhi presentasi dengan informasi bisa cukup membingungkan.

- Tidak mendukung Visual Basic.


Lalu, manakah perangkat lunak terbaik untuk melakukan presentasi?

Semua kembali pada kebutuhan utama Anda. Apabila Anda lebih menitikberatkan pada penyampaian ide, Powerpoint sudah cukup layak untuk memfasilitasi Anda. Sedangkan bagi Anda yang ingin menguasai hadirin dengan tampilan yang memukau dan up-to-date, Keynote hadir untuk Anda.


Sumber gambar: arcapital.com
Read More
Wednesday, November 12, 2014
Perlukah Desainer Memiliki Website?

Perlukah Desainer Memiliki Website?






Desainer grafis memiliki kesibukan, yang bisa dibilang, melebihi rata-rata. Tapi, sesibuk apapun Anda, tetaplah luangkan waktu untuk tetap eksis di dunia maya.

Nah, selain memanfaatkan beragam media sosial, ada baiknya desainer juga memiliki website pribadi. Sifat utama dari website pribadi ini sebenarnya lebih pada media untuk beraktualisasi diri sebagai desainer grafis potensial dan/atau profesional, namun ada banyak keuntungan dari memiliki situs privat yang tak pernah Anda bayangkan. Beberapa di antaranya sudah disimpulkan oleh 99designs.com sebagai berikut:


1. Website Membuat Anda Mudah Berbaur

Tidak semua desainer adalah orang ekstrovert. Bahkan, mungkin porsi desainer introvert lebih banyak di dunia ini. Tetapi Anda tidak perlu khawatir lagi, dengan memiliki website pribadi, Anda bisa terlihat lebih interaktif dan ramah dengan usaha yang tidak seberapa.

Kalau Anda termasuk orang yang kerap berbicara di dalam pikiran tetapi selalu bermasalah saat menyampaikannya, menulis di situs pribadi bisa menjadi solusi. Jangan takut untuk memasukkan apa saja yang ada di kepala Anda pada situs yang sudah Anda miliki, selama itu relevan dengan karakter Anda sebagai profesional.

Anda juga boleh mengunggah karya desain terbaru Anda, sampai menyuarakan opini Anda soal logo terbaru sebuah merek atau perusahaan. Dengan memiliki situs pribadi, singkatnya, Anda akan terlihat lebih 'supel' di dunia maya.


2. Mengundang Beragam Klien

Dengan selalu memperbarui portofolio dengan karya-karya terbaik Anda, memberikan deskripsi diri yang singkat sekaligus menarik, dan menampilkan kolom kontak di mana Anda bisa dihubungi, Anda akan lebih mudah 'terlihat' oleh klien. Rezeki yang tak disangka arah datangnya pun bisa saja menghampiri Anda.

Apalagi saat website Anda digabungkan dengan artikel yang menarik dan SEO yang terintegrasi, netizen di seluruh dunia pasti akan dengan mudah menemukan Anda di antara jutaan desainer grafis yang kurang menganggap serius website pribadi.


3. Membuka Peluang Karir atau Bisnis Baru

Mungkin saat ini Anda tidak sedang berencana untuk menaikkan reputasi atau karir, tetapi beberapa tahun ke depan, hal tersebut bisa saja berubah. Untuk itu, persiapkan diri Anda dengan membuat website pribadi, sebelum Anda menyesal tidak terlihat lebih profesional sedari dulu.

Semakin besar titik karir yang ingin Anda lampaui, semakin penting pula membangun kredibilitas yang memadai.

Maka, segera sisihkan Rupiah Anda untuk memiliki domain yang Anda kehendaki dan luangkan waktu untuk mendesain website pribadi Anda dan rutin memperbaruinya, demi naiknya reputasi Anda sebagai desainer grafis profesional ke depannya.


Sumber gambar: funeralone.com
Read More
Copyright © 2012 Orkha Creative All Right Reserved
Designed by CBTblogger